Green Pramuka City dan Acho Sepakat Berdamai

0
63

PT Duta Paramindo Sejahtera (DPS) yang merupakan pengembang dari Apartemen Green Pramuka menyatakan jika pihaknya bersama dengan komika Mukhady alias Acho telah bersepakat untuk menempuh jalur damai. Langkah tersebut didasari niat baik dan bantuan mediasi dari pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya.

“Jadi Kepolisian Daerah Metro Jaya mempertemukan kami pada 9 Agustus 2017 dan menyarankan agar dilakukan mediasi. Hal tersebut kami sambut dengan sangat baik sebagai alternatif penyelesaian sengketa,” ujar Kuasa Hukum Pengembang Apartemen Green Pramuka, Muhammad Rizal Siregar, di Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Pengembang Apartemen Green Pramuka, lanjutnya, menyambut baik kesediaan Acho untuk meminta maaf secara terbuka sekaligus memberikan klarifikasi tertulis melalui blog dan twitter pribadinya. Rizal juga menyadari persoalan yang terjadi akibat kesalahpahaman antara kedua belah pihak akibat kurangnya komunikasi.

“Kami secara tulus menyatakan permohonan maaf bagi penghuni dan pemilik Green Pramuka bila di masa lalu terdapat kekurangan dalam pelayanan pelaksanaan kegiataan pengelolaan dan kemudian terus berusaha meningkatkan pelayanan dengan lebih baik.” tambah Rizal.

Pihaknya berharap, sengketa serupa tidak terulang pada masa mendatang. Selain itu, dengan selesainya kasus ini pihaknya pun berharap akan mendukung upaya Green Pramuka menyediakan hunian vertikal yang lebih baik lagi bagi warga DKI.

“Lebih dari itu, kami tetap mengacu pada peraturan yang lama, dengan total ruang terbuka di Green Pramuka City adalah sebesar 80 persen dan 20 persen untuk bangunan. Tentunya kami ingin agar kenyamanan hidup penghuni bertambah” tutup Rizal.

Sekadar informasi, Green Pramuka City merupakan Apartemen yang dibangun diatas lahan seluas 12,9 hektar dengan lingkungan yang memiliki konsep Superblok, One Stop Living & Green Living Concepts untuk penghuni.